Skip to main content

CONTOH SURAT PERTANGGUNGJAWABAN MUTLAK (SPTJM) PENCAIRAN DANA PIP

Program Indonesia Pinter sudah berjalan dengan baik. Dana-dana yang ditujukan untuk membantu siswa-siswa di negara ini sudah mulai disalurkan. Sekolah-sekolah yang memiliki siswa yang masuk dalam program ini dapat mencairkan dana bantuan tersebut di Bank-Bank yang sudah ditunjuk untuk bekerjasama dalam penyaluran dana. Untuk mempertanggungjawabkan proses penyaluran dana PIP, sekolah hendaknya mempersiapkan syarat-syarat untuk pencairan dana PIP di Bank dan untuk laporan ke pihak/instansi yang terkait. Berikut ini adalah contoh SURAT PERTANGGUNGJAWABAN MUTLAK (SPTJM) PENCAIRAN DANA PIP. Yuk di share,,,, Semoga bermanfaat.

contoh SURAT PERTANGGUNGJAWABAN MUTLAK (SPTJM) PENCAIRAN DANA PIP



SURAT PERTANGGUNGJAWABAN MUTLAK (SPTJM)
PENCAIRAN DANA PIP ANGKATAN ___ KOLEKTIF
TAHUN ____


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                    :
NIP                       :
Pangkat/Golongan:
Jabatan                  :

Dengan ini menyatakan :
  1. Bertanggung jawab sepenuhnya untuk mencairkan dana PIP 2016 secara kolektif dari siswa-siswi di sekolah saya sesuai surat kuasa terlampir.
  2. Bertanggung jawab menyalurkan dana kepada siswa penerima dana PIP 2016 sesuai surat kuasa pencairan dalam waktu paling lambat lima hari kerja setelah pencairan kolektif dilakukan.
  3. Akan menyampaikan laporan pencairan dana kolektif ke Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota dalam waktu paling lambat 10 hari kerja setelah pencairan kolektif dilakukan.
  4. Apabila dikemudian hari terjadi tuntutan hukum baik pidana maupun perdata terkait dengan pencairan dana PIP 2016 secara kolektif ini, maka saya siap untuk bertanggung jawab.

Demikian Pernyataan Kesanggupan dan Tanggung Jawab Mutlak ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Bandar Lampung,
Kepala



-------------------
NIP.




Tembusan :

Disampaikan Kepada Yth.
Ibu Ka. UPTD Dinas Pendidikan
Kec. --------------
Di Bandar Lampung
Arsip

Comments

Popular posts from this blog

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 SD

Kelas IV, Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar       Mendengarkan 1.       Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks kelas 1.1      Merespon dengan melakukan tindakan sesuai instruksi secara berterima dalam konteks kelas 1.2      Merespon instruksi sangat sederhana secara verbal dalam konteks kelas       Berbicara 2.       Mengungkapkan instruksi dan informasi sangat sederhana dalam konteks kelas 2.1   Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutur: mengenalkan diri, memberi salam/sapaan, memberi salam perpisahan, dan memberi aba-aba 2.2   Bercakap-cakap untuk meminta/memberi jasa/barang secara berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta bantuan, meminta barang, dan m...

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INGGRIS KELAS 5

Kelas V Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar        Mendengarkan 1.       Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks sekolah 1.1   Merespon instruksi sangat sederhana dengan tindakan secara berterima dalam konteks kelas dan   sekolah 1.2   Merespon instruksi sangat sederhana secara verbal       Berbicara 2.       Mengungkapkan instruksi dan informasi sangat sederhana dalam konteks sekolah 2.1   Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutur: memberi conto h melakukan sesuatu, memberi aba-aba, dan memberi petunjuk 2.2   Bercakap-cakap untuk meminta/memberi jasa/barang secara berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta bantuan, memberi bantuan, meminta barang, dan memberi barang 2.3   Berca...

PENGERTIAN OBSERVASI

Sedikit ulasan tentang observasi. Apa sih observasi itu? untuk apa dilakukan observasi? Apa saja jenis-jenis observasi? yuk mampir bentar buat baca ulasan di bawah ini. Semoga bermanfaat. Observasi adalah metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau peninjauan secara cermat dan langsung di lapangan atau lokasi penelitian. Dalam hal ini, peneliti dengan berpedoman kepada desain penelitiannya perlu mengunjungi lokasi penelitian untuk mengamati langsung berbagai hal atau kondisi yang ada di lapangan. Penemuan ilmu pengetahuan selalu dimulai dengan observasi dan kembali kepada observasi untuk membuktikan kebenaran ilmu pengetahuan tersebut. 1.Tujuan Observasi Dengan observasi kita dapat memperoleh gambaran tentang kehidupan sosial yang sukar untuk diketahui dengan metode lainnya. Observasi dilakukan untuk menjajaki sehingga berfungsi eksploitasi. Dari hasil observasi kita akan memperoleh gambaran yang jelas tentang masalahnya dan mungkin petunjuk-petunjuk tenta...